Cara Mengatasi Kecemasan Berlebihan

Cara Mengatasi Kecemasan Berlebihan

Cara Mengatasi Kecemasan Berlebihan – Merasa cemas ketika sedang menghadapi situasi yang menegangkan adalah hal yang normal. Namun, jika kamu merasakan kecemasan berlebihan tanpa sebab yang jelas, mungkin saja kamu mengalami gangguan kecemasan.

Kecemasan berlebih menimbulkan perasaan seperti gelisah, mudah marah, sulit tidur, dan susah fokus. Memang tidak mudah untuk menghilangkan rasa cemas. Berikut ini beberapa cara yang dapat membantu Anda menghilangkan rasa cemas berlebihan.

Berikut cara mengatasi kecemasan berlebihan

Menjaga Diri

Ketika kecemasan akan masalah datang kepadamu, ingatlah bahwa kita adalah makhluk dari Tuhan yang maha besar, maka serahkan semua kepada-Nya. Sedih atau kecewa itu manusiawi, tapi jangan sampai kita malah merusak diri dengan mencoba hal-hal negatif.

Berpikir positif untuk menghilangkan rasa cemas

Satu hal yang bisa membuat rasa cemas dan depresi kamu semakin memburuk adalah pikiran negatif tentang diri sendiri atau lingkungan sekitar kamu. Oleh karena itu, salah satu cara untuk mengatasi rasa cemas dan depresi adalah dengan berpikir positif.

Terkadang kita berlarut-larut dalam masalah atau kesedihan. Ketika mengalami kegagalan, misalnya. Coba pikirkan sisi lain atau hikmah dari kejadian tersebut. Karena dengan cara ini mampu membawa kita pada perasaan bersyukur dibanding meratapi keadaan.

Komunikasi dengan lingkungan kamu

salah satu cara untuk mengatasi depresi adalah dengan adanya dukungan sosial dari orang terdekat. Ketika kamu sedang mengalami kecemasan atau depresi, cobalah untuk mengungkapkan apa yang kamu rasakan dan tetaplah menjalin hubungan dengan lingkungan sekitar. Meski tidak mudah, namun mengisolasi diri dari lingkungan juga bukanlah jalan keluar dari kekalutan yang sedang kamu alami.

Lakukan kegiatan baru yang Anda sukai

Selain melakukan hal yang kamu senangi, kamu juga perlu untuk melakukan hal baru untuk menghilangkan rasa cemas berlebihan. Ketika kamu menantang diri sendiri dengan melakukan hal baru, tanpa kamu sadari tubuh akan memproduksi hormon dopamin yang berhubungan dengan rasa senang dan bahagia.

Dan tetap selalu berusaha untuk mendorong diri sendiri agar selalu aktif berkegiatan.

Olahraga rutin untuk menghilangkan rasa cemas

Olahraga yang teratur dapat menghilangkan gejala depresi. Aktifitas fisik seperti berolahraga ternyata dapat meningkatkan produksi endorfin yang memiliki efek mengurangi rasa sakit dan memicu perasaan senang, tenang, atau bahagia. Bisa dengan olahraga ringan namun dilakukan secara rutin seperti jalan kaki 10 menit.

Dan saat berolahraga tubuh kamu akan terkena sinar matahari yang dapat meningkatkan kadar hormon bahagia serotonin sehingga memperbaiki mood kamu.

Makan makanan yang sehat

Tanpa kamu sadari, makanan yang kamu konsumsi dapat berdampak pada perasaan kamu. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika kamu akan merasa kesal ataupun lelah saat kamu telat makan.

Untuk mengatasi rasa cemas atau depresi, kamu dapat meminimalkan konsumsi gula dan karbohidrat olahan, namun dianjurkan untuk meningkatkan asupan vitamin B karena kekurangan vitamin B (seperti asam folat dan B12) dapat memicu depresi. Beberapa makanan yang dapat mengatasi depresi adalah makanan yang kaya akan omega-3 seperti salmon, tuna, susu, daging sapi dan ayam.

Tidur yang cukup

Untuk mengatasi perasaan cemas atau depresi, Sulit tidur dapat menjadi salah satu gejala depresi. Cobalah untuk mengubah pola tidur kamu. Mulailah untuk tidur cukup setidaknya 8 jam per hari, dan singkirkanlah hal-hal yang dapat menganggu kualitas tidur kamu.

Masalah beban hidup, kekecewaan, kegagalan adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan cemas. Cara menghilangkan cemas pada seseorang akan berbeda antara satu orang dengan orang lain. Maka, beberapa langkah di atas bisa kamu pilih dan sesuaikan dengan pribadi masing-masing. Jika tak kunjung mereda, tidak ada salahnya kamu untuk konsultasi dengan psikolog terpercaya.

Berikut informasi di atas cara mengatasi kecemasan yang berlebih. Semoga bermanfaat untuk kamu.

Barakallahu Fiikum

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.