Assalamuallaikum Kak, Selamat Berbelanja di Hanan Fashion
0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

CELANA KULOT WANITA, BOLEHKAH MUSLIMAH MEMAKAINYA ?

CELANA KULOT WANITA, BOLEHKAH MUSLIMAH MEMAKAINYA ? Sahabat Hanan, tentu kita sudah tak asing lagi dengan celana kulot.  Celana yang identik dengan bentuk longgar dan penuh dengan kesan santai ini memang begitu menjamur di pasaran. Namun, tahukah kamu sejarah celana ini?

Sejarah Celana Kulot

Menurut sejarah yang beredar, celana kulot pertama kali populer pada masa pemerintahan Henry III dari Perancis pada tahun 1500-an.  Celana kulot pada awalnya justru berupa celana ketat selutut yang dipakai oleh para pria terhormat di Eropa loh, Sahabat Hanan.

Kemudian dalam perkembangannya, celana kulot menjadi seragam militer. Selanjutnya pada era Victoria atau akhir abad ke-19, celana kulot dibuat untuk wanita para pengendara kuda agar dapat bergerak bebas.  Pada era ini kulot sudah berbentuk celana longgar yang secara sekilas mirip seperti rok.

Seiring perkembangan zaman sejumlah merek ternama seperti Armani, Hermes, , Tibi, Alexander Wang, Jil Sanders dan Mulberry kembali menghadirkan celana kulot. Model celana kulot mereka hadir dengan berbagai warna dan pola nih Sahabat Hanan.

Yuk Kita Mengenal Jenis-Jenis Celana Kulot

1. Ruffle Cullote

Adalah celana kulot yang dilengkapi dengan detail frill atau ruffle pada bagian tertentu terutama pada ujung bawahnya.

2. Pleated Cullotes

Tidak hanya rok yang memiliki model lipit, celana jenis kulot juga mempunyai model lipit.

3. Baggy Cullotes

Secara umum celana kulot ini memiliki bentuk bervolume di bagian tengah sehingga memberikan kesan kasual.  Beberapa ada yang dibuat dengan model lipit atau kerutan-kerutan di bagian sampingnya.

4. Printed Cullotes

Celana kulot ini memiliki desain yang sangat beragam.  Sesuai dengan namanya, desain celana ini adalah hasil dari print dengan motif yang beragam, seperti stipes, floral, sampai motif-motif etnik.

5. Fringe Cullotes

Kulot jenis Fringe ini identic dengan bohemian style.  Yaitu sebuah gaya yang sudah ada sejak tahun 1950/1960-an. Tren ini dipopulerkan oleh para hippie traveler di Amerika Serikat, Mediterania, dan Eropa.

Bahan Celana Kulot

Ada banyak sekali bahan yang dipakai untuk membuat kulot.  Kamu bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan dan selera.  Diantara bahan yang biasa dipakai untuk membuat celana kulot antara lain:

  • Denim
  • Katun
  • Plisket
  • Thaisilk
  • Brokat
  • Corduroy
  • Drill
  • Polyester
  • Linen

Eh, Tapi Bolehkah Muslimah Memakai Celana Kulot?

Meskipun celana ini longgar dan cenderung tidak membentuk lekuk tubuh khususnya bagian kaki, apakah bisa dipastikan celana ini boleh dipakai muslimah untuk keluar rumah?

Ada baiknya kita simak sebuah pertanyaan seputar celana kulot yang kemudian dijawab oleh seorang ahli ilmu dan ulama besar, yakni Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin.

Dikutip dari almanhaj.com dengan judul:  Hukum Wanita Mengenakan Celana Kulot Yang Lebar.

Pertanyaan:

Kamu mengetahui tentang serangan terus menerus dari musuh-musuh Islam kepada orang-orang muslim, khususnya wanita muslimah.

Di antara cara mereka untuk merusak wanita adalah membanjiri pasar-pasar wanita dengan berbagai jenis pakaian yang berasal dari dunia barat dengan alasan mode.

Yang disayangkan dan sangat mengherankan, banyak wanita yang terperdaya olehnya. Pada akhir-akhir ini muncul yang disebut dengan celana kulot yang membanjiri pasar dengan berbagai model dan warna-warni yang memukau, dipakai oleh perempuan yang mengaku beragama dan taat dengan ajaran agamanya.

Kami harap kamu memberikan pendapt anda tentang pakaian ini, karena sudah banyak pertanyaan mengenai hal ini. Semoga Allah memberi anda pahala kebaikan.

Jawaban:

Sebelum menjawab pertanyaan ini saya memberikan nasehat saya kepada para laki-laki yang beriman agar bisa menjadi pemimpin bagi keluarganya yang berada dalam tanggung jawabnya, dari mulai anak laki-laki, anak perempuan, isteri-isteri, saudara wanita dan lainnya.

Hendaknya ia takut kepada Allah atas mereka yang berada dalam pimpinannya dan tidak membuka peluang kepada pihak yang bisa merusak kaum wanita,

Rasulullah Shallalalhu ‘alaihi wa sallam telah bersabda.

“Artinya : Saya tidak melihat makhluk yang kurang akal dan agamanya lebih mampu mengalahkan orang yang berakal daripada salah seorang di antara kalian (para wanita)”.

Menurut saya, hendaknya seorang tidak terlena dengan berbagai mode pakaian yang diimpor ke sini. Banyak dari mode pakaian itu yang tidak sesuai dengan pakaian Islam, baik karena bentuknya yang pendek, sempit sekali atau tipis. Termasuk disini adalah jas, dimana ia menampakkan bentuk tubuh laki-laki maupun wanita. Bahkan perut, dada, payudara dan sebagainya.

Maka wanita yang mengenakannya akan tergolong dalam hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam

“Artinya : Ada dua golongan ahli neraka dari umatku, saya tidak melihat mereka sebelumnya, suatu kaum yang memegang cambuk seperti ekor sapi yang dipakai untuk mencambuki manusia dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, sesat dan menyesatkan, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk surga dan mencium baunya, sesungguhnya bau surga tercium dari jarak sekian dan sekian”.

Maka nasehat saya bagi para isteri lelaki yang beriman dan suami wanita yang beriman, hendaklah mereka takut kepada Allah dan senantiasa berusaha mengenakan pakaian yang Islami, yang menutupi tubuh dan tidak menyia-nyiakan hartanya untuk membeli pakaian sejenis ini. Wallahul muwaffiq.

Pertanyaan:

Wahai Syaikh, alasan mereka bahwa pakaian tersebut lebar dan bisa menutup tubuh.

Jawaban:

Bahkan seandainya pakaian tersebut lebar, karena ada sebagian yang tidak tertutup, juga dikhawatirkan akan menjadikan wanita itu menyerupai laki-laki, karena celana panjang adalah pakaian khusus laki-laki.

_______________________________________________________

Sahabat Muslimah yang dimuliakan Allah Ta’ala. Sebagai seorang muslimah yang berusaha untuk ta’at maka wajib kita bersikap tunduk terhadap aturan yang telah Allah buat.  Maka celana kulot masih bisa kamu pakai selagi kamu tidak keluar rumah.  Artinya hanya suami atau mahram saja yang boleh melihat kamu memakai celana kulot. Yaaah itu semua karena wanita begitu mulia, sehingga auratnya juga harus tertutup dan terlindungi, bahkan walau hanya berupa tatapan mata seorang non-mahram.

Islam begitu indah dan sempurna..

Semoga Bermanfaat Sahabat Hanan.

Barakallahu fiikum…