Assalamuallaikum Kak, Selamat Berbelanja di Hanan Fashion
0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

JENIS-JENIS KAIN VOAL UNTUK BAHAN HIJAB

09 Mei 2021 – Kategori Blog

Jenis-Jenis Kain Voal untuk Bahan Hijab.  Setelah kita mengenal kain voal di artikel sebelumnya. Sekarang kita akan mengenal jenis-jenis kain voal yang digunakan untuk membuat hijab.

Berikut 9 jenis kain voal untuk bahan hijab sebagai referensi dan inspirasi kamu ya

1. Voal Basic

Voal basic adalah jenis voal yang kandungan polyesternya lebih banyak daripada serat alam. Oleh sebab itu, voal basic biasanya dijual dengan harga paling murah. Permukaan kain ini berserabut, lebih kasar dan teksturnya pun lebih kaku jika dibanding dengan jenis voal pada umumnya. Umumnya, tenunan serat voal basic juga tidak terlalu kencang sehingga bagian ujungnya mudah rusak dan rontok.

2. Voal Jepang

Voal Jepang merupakan jenis kain yang adem dan sangat lembut saat dipakai. Sayangnya, voal Jepang ini termasuk sangat kaku. Namun, jenis kain ini tetap banyak penggemarnya disebabkan karena ketersediaan warnanya yang sangat beragam.

3. Voal Dobby

Tekstur voal dobby sangat unik sebab permukaannya seperti ada kotak-kotaknya. Jenis kain ini juga bersifat lemas dan lembut sehingga banyak wanita yang menjadikan kain ini sebagai pashmina. Namun, karena semakin banyak varian voal yang lebih nyaman maka jenis kain ini tampaknya sudah hilang dari pasaran Indonesia sebab sepi peminat.

4. Voal Two Tone

Voal two tone juga termasuk jenis kain bertekstur unik sebab memiliki dua jenis warna pada permukaan kainnya. Namun, pada 2019 jenis kain ini seakan menghilang dari pasaran sebab banyak pabrik yang menghentikan produksi voal two tone.

5. Voal Premium

Bahan voal premium adalah jenis bahan kain yang bertekstur lebih halus apabila dibandingkan dengan voal basic. Jenis kain yang juga dikenal dengan sebutan voal miracle ini mengandung campuran katun yang lebih banyak sehingga membuat teksturnya lebih halus dan tidak kaku. Jenis kain ini juga terbilang cukup tipis dan mudah menyerap keringat sehingga nyaman untuk dipakai.

6. Voal Superfine

Voal superfine mengandung serat katun yang lebih banyak daripada voal premium sehingga tekstur permukaan kainnya lebih halus. Bukan hanya lebih halus, voal superfine juga lebih tebal sehingga tidak terlalu menerawang. Walau tebal namun kain ini tetap mudah menyerap keringat karena memiliki sirkulasi udara yang bagus.

7. Voal Silk Premium (Ultra Satin)

Voal silk premium sebenarnya mengandung serat katun yang kadarnya sama dengan voal superfine. Perbedaan kedua jenis voal tersebut terdapat pada campuran silk dalam jenis kain yang juga dikenal dengan sebutan ultra satin tersebut. Kandungan silk dalam voal silk premium membuat permukaan kain tersebut terlihat lebih mewah dan elegan karena terdapat sedikit efek kilap pada tampilan kainnya.

8. Voal Ultrafine

Voal ultrafine merupakan jenis voal yang akan membuat pemakainya merasa sangat nyaman. Tekstur kain ini sekilas mirip dengan twill, sebab saat dilihat permukaannya seperti kasar namun sebenarnya halus saat bersentuhan dengan kulit. Ketebalan dan sirkulasi udara kain ini juga cukup bagus, sehingga membuat jilbab dari jenis voal ultrafine akan terasa adem ketika dipakai.

Voal ultrafine termasuk jenis kain yang paling laris di pasaran, sebab harganya termasuk murah lengkap dengan beragam pilihan warna khususnya warna-warna pastel dan soft. Kadar serat katun pada jenis kain ini juga lebih tinggi daripada voal premium sehingga membuatnya lebih mudah menyerap keringat.

Keunggulan lain dari voal ultrafine yang tidak dimiliki oleh voal premium adalah permukaannya yang memiliki efek kilap walau tidak bersinar seperti voal yang mengandung silk. Jenis kain ini juga lebih halus tenunannya sehingga lebih halus dan rapi sehingga tidak memperlihatkan banyak serabut pada kainnya.

9. Voal Watersplash (Anti Air)

Voal watersplash adalah jenis bahan voal yang teksturnya mirip dengan voal ultrafine. Namun karena memiliki keunggulan sebagai kain yang anti air maka harga voal watersplash dibanderol lebih mahal. Keunikan yang dimiliki oleh kain ini membuat banyak wanita tertarik untuk membelinya walau mereka harus merogoh kocek lebih dalam.