Assalamuallaikum Kak, Selamat Berbelanja di Hanan Fashion
0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

MENGENAL KAIN KATUN, KAIN SEJUTA UMAT BAG. 1

Mengenal Kain Katun, Kain Sejuta Umat – Gelar kain sejuta umat nampaknya pas untuk kain ini, pasalnya kain ini sudah sangat familiar ditengah masyarakat. Kain yang sangat populer sebagai bahan busana ini berasal dari bahan kapas yaitu yang memiliki serat alami sehingga memiliki kelebihan-kelebihan bila dijadikan sebagai busana. Kain katun diproses dengan teknologi tinggi sehingga menghasilkan kain yang berkualitas baik.

Katun sudah sangat umum digunakan sebagai bahan busana muslim, misalnya gamis. Maka bagi Sahabat Hanan tentu sudah tidak asing lagi dengan kain katun. Katun masuk dalam kategori kain premium, namun disisi lain kain katun  masih bisa dijangkau oleh penggemarnya.

Mari kita mengenal kain katun, kain sejuta umat lewat ulasan singkat berikut ini.

1. Yang pertama, Kain katun Silk / Sutera

Merupakan hasil perpaduan dari bahan dasar sutera dan bahan dasar katun. Karena perpaduan tersebut, katun silk menjadi licin, lembut, dan halus.

Jenis kain ini memiliki bahan adem dan ringan sehingga nyaman untuk pakaian. Kain katun silk juga terkenal dengan kualitas kain yang awet, kuat, dan mudah dibentuk.

2. Yang Kedua, Kain katun Biasa

Kain katun biasa merupakan jenis kain paling umum dicari dan dibanderol dengan harga relatif murahBahan katun biasa memiliki banyak motif, seperti garis, bunga, kotak, polkadot, abstrak, dan beberapa juga berwujud polosan.

Jenis kain ini tidak memiliki kode warna pada pinggir kain atau gulungannya. Bahan ini banyak dicari, karena daya serap keringatnya terbilang cukup baik walaupun harganya lebih murah.

3. Selanjutnya, katun Rayon

Kain katun rayon biasa dimanfaatkan sebagai bahan dasar untuk memproduksi busana muslim, khususnya untuk wanita dan anak-anak. Bahan katun rayon banyak digunakan, karena teksturnya licin, ringan, dan adem ketika dikenakan.

Jenis kain ini memiliki daya serap keringat yang baik sehingga nyaman dikenakan di daerah tropis seperti Indonesia. Sayangnya jenis kain cenderung mudah kusut, apalagi jika tidak disetrika.

4. Kain katun China

Katun ini sering digunakan untuk bahan membuat sprei, sarung bantal, dan sarung guling. Jenis kain ini lebih terkenal dengan sebutan kain katun twill.

Jenis kain ini biasa hadir dengan warna-warna pastel yang tidak terlalu mencolok. Sahabat Hanan harus cermat dalam membeli kain katun cina karena ada beberapa yang dijual dengan kualitas rendah dan cenderung lebih tipis.

5.Kain katun Minyak

Dikenal dengan dengan ciri khas bahannya yang mengkilap layaknya minyak. Jika dibandingkan dengan jenis katun silk, katun minyak lebih mengkilap.

Jenis kain ini belum begitu populer di Indonesia walaupun sebenarnya memiliki daya serap keringat yang baik untuk daerah tropis. Sayangnya, tekstur mengkilap ini perlahan luntur selama beberapa kali proses pencucian.

6. Kain katun Bangkok

Diproduksi di Bangkok, tak heran jika motif yang muncul juga tidak jauh-jauh dari ciri khas Thailand. Karakteristik dari  katun Bangkok adalah permukaannya yang agak kasar dan lebih tipis jika disandingkan dengan katun lainnya. Karena sifatnya yang nerawang, kain katun Bangkok biasa digunakan untuk bahan dasar membuat blouse dan kemeja.

7. Kain katun Denim

Biasa dimanfaatkan untuk bahan dasar membuat jaket, celana, dan rok. Hal ini dikarenakan teksturnya yang cenderung kasar dan kuat sehingga menghadirkan kesan tegas dan maskulin.

Di pasaran katun denim lebih terkenal dengan sebutan bahan Jeans, padahal Jeans sendiri merupakan merek dagang pakaian yang menggunakan katun denim sebagai bahan dasarnya.

8. Kain katun Combed

Dibuat dengan cara combing atau sisir yang menjadikan kain ini memiliki tekstur halus dan lembut. Proses combing yaitu proses menyisir yang menghasilkan serat-serat panjang sehingga menjadi benang untuk membuat kain. Jenis kain ini juga menyerap keringat dengan baik sehingga sering digunakan untuk membuat kaos.

Ada 3 tingkatan ketebalan katun combed, yaitu katun combed 24s yang paling tebal, katun combed 30s dengan ketebalan sedang, dan katun combed 40s yang paling tipis.

Bersambung…..